Tahun 1995 Bon Jovi Tinggalkan Kenangan Di Jakarta

medcom.id

 

Tahun 1995 Bon Jovi Tinggalkan Kenangan Di Jakarta – Pada pertengahan 1980-an, dunia musik mulai dipenuhi energi oleh gelombang baru bernama New Wave. Dengan menampilkan game alat musik elektronik yang semakin beragam, New Wave seolah menjadi generasi produk baru yang mulai menganut teknologi.

Tahun 1995 Bon Jovi Tinggalkan Kenangan Di Jakarta

sponsume – Di sisi lain, musik rock pada masa itu terus bertransformasi ke dalam berbagai bentuk, salah satunya rock yang cantik. Ketika berbicara tentang bebatuan yang indah, tentu saja itu adalah nama Bon Jovi.

Band asal New Jersey bentukan Jon Bon Jovi ini pertama kali memikat penggemar musik dengan lagu “Runaway” yang tiba-tiba muncul dan menjadi favorit pendengar radio setia.

Popularitas Bon Jovi sedang menanjak. Kegilaan rock yang indah pecah. Anggota band yang berpakaian seperti wanita, dengan lipstik, rambut panjang dan celana ketat, tiba-tiba menyerbu industri musik.

Bon Jovi adalah salah satu idola rock cantik paling populer di dunia. Bukan hanya gayanya yang nyentrik, tapi juga nyanyiannya yang lincah, bertema cinta dan tingkah laku Jon, Jon pun jauh dari imej penyanyi rock bajingan itu.

Baca Juga : Kekecewaan Green Day Saat Pembatalan Konser Di Asia

Sepuluh tahun setelah Bon Jovi ditempatkan, publik Indonesia berkesempatan untuk menyaksikan langsung orang-orang di balik penguasa ikon laut itu dengan mata kepala sendiri.

Tepatnya, pada 6 Mei 1995, Bon Jovi tampil dalam konser bertajuk “Crossroad” di Ancol, Jakarta Utara. Lantas, bagaimana konser Bon Jovi saat itu? Wendi yang kini menjadi jurnalis musik menjelaskan betapa ketatnya pengamanan konsero itu. Penonton harus lulus setidaknya tiga pemeriksaan.

Tentunya pihak penyelenggara pun tak mau ketinggalan safety, karena konser sebelumnya, Metallica (1993) tengah kacau balau. Sekalipun penjaganya sangat ketat, minat publik tinggi. Bekas Wisata Ancol sudah ramai.

Banyaknya penonton saat itu juga membuat jalan menuju tempat konser menjadi padat. Padahal, dibutuhkan waktu sekitar 1,5 jam untuk berjalan kaki sejauh 100 meter menuju gerbang yang bisa dipindah-pindah.

Meski keamanan dalam keadaan standby dan ribuan orang dikerahkan, bukan berarti konser Bon Jovi saat itu bisa dijamin aman. Ada kerusuhan kecil. Wendi meyakini penonton Bon Jovi di tahun 1995 tumbuh subur, hanya saja band ini memiliki banyak penggemar, karena anak-anak muda di Jakarta sangat haus akan hiburan.

Pasca kerusuhan konser Metallica di Jakarta, pemerintah memperketat izin acara musik. Terutama salah satu musik rock. Indo Entertainment mengadakan konser Bon Jovi pada tahun 1995. Tiket tingkat festival dihargai Rp 45.000, dan tiket tingkat VVIP Rp 150.000.

beritagar.id

Sejarah Bon Jovi

Bon Jovi merupakan band rock asal Amerika wilayah Sayreville, New Jersey. Bon Jovi (Bon Jovi) didirikan pada tahun 1983, anggotanya termasuk “Jon Bon Jovi (Jon Bon Jovi)” (John Francis Bon Jovi Jr.), gitaris Richie Sambora, pemain keyboard David Bryan, drummer Tico Torres dan bassis saat ini Hugh McDonald. Kecuali pengunduran diri Alec John Such pada tahun 1994 (diambil alih secara informal oleh Hugh McDonald) dan gitaris dan penulis paduan suara Richie Sambora Setelah keluar, anggota band telah mempertahankan posisi penting sepanjang sejarah.Pada tahun 2013, reputasi band ditulis. Beberapa lagu-lagu rock, dan merilis album ketiga “Slippery When Wet” pada tahun 1986, yang dikenal luas, kemudian merilis album keempat “New Jersey” pada tahun 1988. Setelah tur dan rekaman tanpa gangguan di tahun 1980-an, band ini menghentikan pertunjukan setelah tur New Jersey tahun 1990, selama waktu itu Jon Bon Jovi dan Rich Sambora (Richie Sambora) merilis album solo yang sukses.

Pada tahun 1992, Bon Jovi merilis album “Keep The Faith”. Pada tahun 2000, mereka merilis single “It’s My Life”, yang merupakan kedua kalinya setelah interupsi mereka dan berhasil memperkenalkan band kepada pendengar muda. Gaya musik Bon Jovi bermacam-macam, seperti lagu “contry” dari album 2007 Lost Highway. Album “The Circle” dirilis di Amerika Serikat pada 10 November 2009. Pada 12 Maret 2013, Bon Jovi merilis album studio “What About Now”.

Sejauh karir mereka, band ini sudah mengeluarkan 13 album studio, 3 album kompilasi dan 1 album live, serta menjual 130 juta album di seluruh dunia. Mereka mengadakan 2.700 konser di lebih dari 50 negara / wilayah, tampil untuk lebih dari 34 juta penggemar, dan dianugerahi British Music Hall of Fame pada tahun 2006. Band ini juga memenangkan Merit Award di American Music Awards 2004, dan penulis lagu serta kolaborator Jon Bon Jovi dan Richie Sambora dianugerahi tahun 2009 In the Songwriters Hall of Fame. Pada 28 September 2010, Bon Jovi dinominasikan untuk Rock and Roll Hall of Fame, tetapi diumumkan pada 15 Desember 2010 bahwa Bon Jovi gagal melakukannya.

Biografi Para Pemain

Jon Bon Jovi

lahir pada tanggal 2 Maret 1962 di Perth Amboy, New Jersey, AS; usia 59, dinamai menurut nama John Francis Bonjovi (Lahir dengan nama John Francois Bongiovi Jr.) adalah seorang penyanyi, musisi, komposer dan aktor Hollywood. Sekarang dia aktif sebagai penyanyi dan pemimpin band rock Amerika Bon Jovi. Jon menikah dengan Dorothea Hurley pada tanggal 29 April 1989 dan memiliki 4 anak. Stephanie Ross (31 Mei 1993), Jesse James Lewis (19 Februari 1995), Jacob Hurley (7 Mei 2002) dan Romeo Jon (2004) 29 Maret).

David Bryan Rashbaum

Yang lahir 7 Februari 1962 di Perth Amboy adalah seorang musisi yang merupakan musisi bernama Bon Jovi) Memainkan keyboard dan piano.

Richie Sambora

yang bernama lengkap Richard Stephen Sambora, adalah gitaris dari band Bon Jovi. Selain merilis album bersama Bon Jovi, Richie juga merilis album solo pada 1991 dan 1998. Judul masing-masing album adalah “Small Town Strangers” dan “Undiscovered Souls”. Dalam dua album solonya, Richie memperlihatkan kemampuan bernyanyinya di samping kemampuan bermain gitarnya. Sayangnya, pada pertengahan 2013 lalu, Richie memutuskan untuk hengkang dari bandnya Bon Jovi, dengan alasan harus mengurus keluarganya.

Alec John Such

Yang lahir 14 November 1956 di New York adalah bassis Bon Jovi. Dia meninggalkan band pada tahun 1994. Hugh McDonald (Hugh McDonald) menggantikan Such sebagai bassis baru. Sehabis meninggalkan Bon Jovi, Alec jadi administrator sebagian band lokal di New Jersey dan membuka toko sepeda motor di New York City. Pada tahun 1998, Alec dan James Young dari Styx menjadi manajer dari band rock 7th Heaven.

Baca Juga : Kisah Maroon 5 Yang Banyak Orang Tidak Mengetahui

Hugh McDonald

yang lahir 28 Desember 1950 di Pennsylvania adalah musisi kontemporer, anggota tidak resmi Bon Jovi, dan pengganti Bon Jovi A untuk bassis Bon Jovi Alec John Such, yang telah meninggalkan pita. Di masa lalu. Pada 2016, McDonald’s menjadi anggota penuh Bon Jovi

Hector Samuel Juan Torres

ataupun Tico Torres (lahir 7 Oktober 1953 di Colonia, New Jersey, AS; usia 67), menjadi perkusi serta drummer Bon Jovi.